Desa Kutuk Perkuat Pendataan TPK untuk Cegah Stunting
Kudus – Pemerintah Desa Kutuk, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, melaksanakan pendataan Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebagai upaya memperkuat pelaksanaan program percepatan pencegahan stunting. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan data tim pendamping dan sasaran pendampingan selalu terbarui sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif.
Desa Kutuk memiliki enam Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang masing-masing terdiri atas tiga orang anggota. Setiap tim bertugas mendampingi masyarakat yang menjadi sasaran program, yaitu calon pengantin (catin), ibu hamil (bumil), dan bayi di bawah dua tahun (baduta). Pendampingan dilakukan sejak tahap pranikah hingga masa awal pertumbuhan anak sebagai bagian dari upaya mencegah stunting sejak dini.
Proses pendataan dilakukan melalui koordinasi antara pemerintah desa dan anggota TPK untuk memperbarui data anggota, wilayah kerja, serta sasaran pendampingan di setiap dusun. Data tersebut menjadi dasar dalam pelaksanaan pendampingan sehingga setiap sasaran dapat memperoleh layanan sesuai dengan kebutuhannya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muria Kudus turut mendampingi proses pendataan yang dilakukan oleh pemerintah desa. Kehadiran mahasiswa membantu kelancaran proses administrasi dan pencatatan data sehingga kegiatan dapat berlangsung lebih tertib dan efisien, sementara seluruh proses pendataan tetap berada di bawah koordinasi Pemerintah Desa Kutuk dan Tim Pendamping Keluarga.
Melalui pendataan ini, pemerintah desa juga memastikan setiap Tim Pendamping Keluarga dapat menjalankan tugasnya secara optimal. Selain melakukan pendampingan kepada calon pengantin, TPK berperan memberikan edukasi kepada ibu hamil mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan dan pemenuhan gizi, serta memantau tumbuh kembang bayi di bawah usia dua tahun. Pendampingan tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung program percepatan penurunan stunting di tingkat desa.
Pemerintah Desa Kutuk berharap data yang tersusun dengan baik dapat mempermudah koordinasi antaranggota TPK sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan sinergi antara pemerintah desa, Tim Pendamping Keluarga, tenaga kesehatan, dan berbagai pihak yang terlibat, upaya pencegahan stunting di Desa Kutuk diharapkan dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu mewujudkan generasi yang sehat, tumbuh dengan baik, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
Kembali ke Berita